token optimization · 7 menit baca
System vs User Prompt
Memisahkan instruksi permanen dan permintaan sekali jalan untuk menghemat token
Introduction
Dalam banyak aplikasi AI, prompt dibagi menjadi system prompt dan user prompt. System prompt berisi aturan permanen: peran, gaya, batasan keamanan, format default, atau kebijakan produk. User prompt berisi permintaan spesifik untuk satu interaksi. Memisahkan keduanya membuat prompt lebih bersih, konsisten, dan hemat token.
Kesalahan umum adalah mengulang semua aturan di setiap user prompt: "jawab dalam bahasa Indonesia, gunakan tone profesional, jangan terlalu panjang, buat tabel, jangan mengarang, ikuti brand voice". Jika aplikasi memproses ribuan request, pengulangan ini menjadi biaya nyata. Instruksi yang stabil lebih cocok ditempatkan di system prompt atau template global.
Concepts
System prompt seperti SOP kerja. Ia mengatur cara model bekerja di semua tugas. User prompt seperti tiket harian yang menjelaskan pekerjaan saat ini. SOP tidak perlu ditulis ulang di setiap tiket; cukup pastikan tiket merujuk pada pekerjaan spesifik.
Letakkan di system prompt hal yang jarang berubah: bahasa default, standar kualitas, prinsip keamanan, format umum, persona, dan larangan. Letakkan di user prompt data yang berubah: teks pelanggan, topik artikel, pertanyaan user, batas waktu, atau preferensi unik.
Pemisahan ini juga mengurangi konflik instruksi. Jika semua aturan bercampur dalam satu prompt panjang, model bisa melewatkan batasan penting. System prompt yang ringkas dan stabil memberi prioritas kuat, sementara user prompt tetap fokus pada tugas.
Examples
Before
128 tokensJawab sebagai customer support SaaS yang sopan, empatik, dan ringkas. Gunakan bahasa Indonesia. Jangan menyalahkan user. Jangan menjanjikan fitur yang belum ada. Buat jawaban maksimal 120 kata. Sekarang balas pelanggan yang berkata: saya sudah bayar tapi akun saya masih terkunci.After
49 tokensSystem: Support SaaS ID; sopan, empatik, <=120 kata; jangan salahkan user; jangan janji fitur.
User: Balas pelanggan: 'Saya sudah bayar tapi akun saya masih terkunci.'Penghematan Token
↓ 62%Versi setelah menunjukkan pemisahan mental: aturan support cukup didefinisikan sekali di system prompt. User prompt hanya membawa kasus. Dalam produk nyata, bagian system bahkan tidak perlu dikirim ulang oleh penulis prompt manual karena sudah disimpan di konfigurasi aplikasi.
Before
116 tokensKamu adalah editor konten yang selalu menulis dengan gaya jelas, praktis, tidak hiperbola, tidak memakai emoji, dan tidak membuat klaim tanpa bukti. Tolong edit paragraf landing page berikut agar lebih kuat untuk pembaca founder startup.After
43 tokensSystem: Editor praktis; jelas, tanpa hiperbola/emoji/klaim tanpa bukti.
User: Edit paragraf landing page untuk founder startup. Fokus: lebih spesifik, tetap ringkas.Penghematan Token
↓ 63%Prompt kedua mengurangi pengulangan dan membuat tugas user lebih tajam. Aturan gaya tidak tenggelam di tengah permintaan editing.
Practical Tips
Audit prompt Anda dengan dua warna: stabil dan berubah. Kalimat yang muncul di hampir semua request masuk kandidat system prompt. Kalimat yang bergantung pada input user tetap di user prompt. Jika menggunakan API, simpan system prompt sebagai konfigurasi versi tertentu agar perubahan bisa dilacak.
Jangan membuat system prompt terlalu panjang. Banyak tim memindahkan semua hal ke system prompt hingga menjadi dokumen kebijakan besar. Itu tetap boros token dan bisa menurunkan kepatuhan. System prompt ideal berisi aturan inti yang benar-benar memengaruhi setiap jawaban.
Hindari menaruh data rahasia atau kredensial di system prompt. Model tetap menerima konteks tersebut; perlakukan seperti input sensitif. Untuk aturan yang hanya berlaku pada satu tugas, jangan paksa masuk system prompt. Misalnya format laporan mingguan tertentu boleh tetap di user prompt jika hanya dipakai sesekali.
Gunakan hierarchy sederhana: system untuk identitas dan batasan permanen, developer atau template untuk pola produk, user untuk pekerjaan spesifik. Jika instruksi konflik, perbaiki sumbernya daripada menambahkan kalimat baru yang semakin panjang.
Summary
System prompt dan user prompt punya peran berbeda. Pisahkan SOP permanen dari permintaan sekali jalan. Hasilnya: token lebih hemat, output lebih konsisten, aturan lebih mudah dirawat, dan prompt user tetap fokus pada tugas nyata.